Belum lama ini musibah melanda Kepulauan Lombok. Hampir sebulan bumi Lombok di guncang ribuan gempa. Dasyatnya gempa ini meluluh lantahkan ribuan rumah serta bangunan di sekitar Lombok. Musibah ini menewaskan ratusan warga, banyak dari mereka yang kehilangan keluarga dan sanak saudaranya, membuat masyarakat disana mengalami keterpurukan dan trauma yang  berkepanjangan.

Klub Baca Perempuan salah satu pemenang Gramedia Reading Community Competitions 2016 juga mengalami musibah yang sama. Terletak di Desa Sokong, Dusun Prawira, Kecamatan Tanjung, Kabupatem Lombok Utara merupakan daerah yang paling parah terkena dampak gempa. Bangunan bercat putih itu kini rata dengan tanah tidak ada yang tersisa, hanya ada puing – puing bangunan yang berserakan di tanah itu.

Beberapa bulan kemudian salah seorang penggiat literasi dari daerah Toba Togu Simorangkir melakukan aksi penggalangan dana dengan bersepeda 70 Km demi mambangun kembali rumah baca yang sudah hancur akibat gempa tersebut. Total donasi yang terkumpul untuk membangun rumah baca tersebut sejumlah Rp. 36.246.055 dengan jumlah donatur 106 orang.

Setelah terkumpul Togu terbang ke Lombok Utara untuk membantu Nursyida dan tim penggiat literasi di Lombok Utara membangun kembali rumah baca yang hancur akibat gempa. Tepat di pertengahan bulan November bangunan dari bambu itu berdiri kokoh dan dinamakan dengan Rumah Indonesia.

Rumah Indonesia menggawangi dua komunitas taman baca yaitu Klub Baca Perempuan dan Kanaq Pecinta Baca (Kanca). Kini, Rumah Indonesia siap kembali berdiri untuk bersama – sama meningkatkan pendidikan di Indonesia khususnya di Lombok Utara. Pada tanggal 29 November 2018 s.d. 3 Desember 2018, Rumah Indonesia mengadakan acara “Buka Pintu Rumah Indonesia” ini merupakan acara peresmian kembalinya rumah baca tersebut.

Pelatihan Story Healing Menyembuhkan Trauma Pasca Gempa Bersama Kang Cahyo

Pada tanggal 29 November 2018, acara diawali dengan Pelatihan Story Healing menyembuhkan trauma dengan cerita yang diisi oleh Cahyo Sastrowardoyo. Tak sekedar membagikan materi edukasi, namun acara ini juga dapat memberikan energi positif sebagai terapi ringan beban dan  mental dari para peserta yang merupakan korban gempa.

 

 

Marathon Puisi Bersama Tim Klub Baca Perempuan dan Tim Literasinusantara

 

Marathon Puisi Mengunjungi Sekolah – Sekolah Di Desa Tanjung

Selanjutnya di tanggal 30 November 2018, acara marathon puisi dilaksanakan yang dimulai dari pukul 07.00 WITA s.d. 16.00 WITA. Peserta marathon merupakan relawan serta anak – anak dari Rumah Indonesia. Maksud dari acara ini yaitu anak – anak dari Rumah Indonesia membacakan puisi – puisi ke sekolah atau taman baca yang akan mereka kunjungi. Ada 3 sekolah yang dikunjungi yaitu SMAN 1 Tanjung, SMPN 3 Tanjung, SMKN 1 TAnjung, Komunitas Libra Ampenan dan closing ceremony di Gramedia Mataram yang merupakan lokasi finish dari kegiatan ini. Di lokasi finish ini Maman Suherman (Kang Maman) hadir untuk membacakan puisi salah satunya adalah puisi karangan Nursyida Syam.

 

 

Peresmian Rumah Indonesia Bersama Sekda Lombok Utara Drs. H. Suardi, MH

Hari selanjutnya Sabtu 1 Desember 2018 yang merupakan inti dari acara ini yaitu Peresmian Rumah Indonesia. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Lombok Utara, Drs.H.Suardi, MH, Kadis Dikpora Kabupaten Lombok Utara Bapak Dr. Fauzan Fuad dan beberapa jajaran pemerintahan lainnya. Acara ini diawali dengan sambutan dari Nursyida Syam yang merupakan founder Rumah Indonesia. Setelah itu sambutan dari Azas Rifai perwakilan dari Gramedia dan Literasinusantara dan yang terakhir sambutan dari Sekda Lombok Utara yaitu Drs. H. Suardi, MH. Acara peresmian Rumah Indonesia dibuka dengan pemotongan tali pita yang diwakilkan oleh Sekda Lombok Utara sebagai simbol Buka Pintu Rumah Indonesia.

 

Bedah Buku “Bapakku Indonesia” Bersama Kang Maman

Acara selanjutnya adalah yang sangat ditunggu – tunggu oleh warga Lombok Utara yaitu Bedah Buku Bapakku Indonesia oleh Maman Suherman (Kang Maman). Rangkaian acara hiburan lainnya adalah dance dari adik – adik Kanca, pembacaan puisi oleh osi, penampilan band dari just one tea dll.

 

Bedah Buku “Aku Memilih Bahagia” Besama Moniq dan Kawan – Kawan

Acara berikutnya di hari Minggu 2 Desember 2018 pukul 17.00 s.d. 19.00 WITA, Moniq Aditya, Wina Wibowo dan Ning Dyah memberikan pelatihan menulis puisi kepada adik – adik Kanca. Beberapa dari mereka mendapatkan sebuah hadiah dari Wina karena mampu menulis sebuah puisi yang bagus. keeskoan paginya Senin 3 Desember 2018, Moniq dan Ning mengisi acara bedah buku “Aku Memilih Bahagia” pada sesi ini moniq menceritakan kisah perjalanan hidup rumah tangganya yang sangat pahit karena mengalami KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Cerita ini juga dapat membuat peserta menjadi sedih dan pilu. Ada beberapa peserta yang juga sharing mengenai kisah rumah tangganya, banyak dari mereka yang langsung berkonsultasi pada Moniq untuk menghadapi KDRT. Setelah sesi sharing dan konsultasi.

 

Pelatihan Ekonomi Kreatif Perempuan Dengan Membuat Selai Mangga, Selai Nanas dan Emping Dari Melinjo Bersama Moniq

Acara ini juga diisi dengan Pelatihan Ekonomi Kreatif Perempuan yaitu dengan membuat selai mangga, selai nanas dan emping dari melinjo. Pelatihan masak memasak ini banyak mendapat perhatian dari peserta yang hadir karena mayoritas yang hadir di hari ini adalah kaum perempuan. Disini Moniq tidak hanya membagikan sebuah resep tapi juga cara packaging, hingga cara penjualan / marketing suatu produk. Setelah selesai mempraktekan beberapa masakan, Moniq membagikan hasil masakkannya kepada peserta yang hadir.

 

Seluruh rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Rumah Indonesia ini diharapkan dapat mengembalikan semangat dan memberikan motivasi bagi masyarakat Lombok khususnya Lombok Utara untuk bangkit dari keterpurukan dan terus berkarya dalam meningkatkan mutu pendidikan anak – anak dan semangat literasi.

Literasinusantara.com akan terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan inspiratif dari seluruh komunitas dan taman baca di Indonesia, guna menyebarkan virus-virus literasi di wilayah mereka.

Liputan ini merupakan rangkaian kegiatan #JelajahLiterasi Gramedia dan literasinusantara. Kami mengunjungi sekaligus ingin menularkan semangat juang dari komunitas dan taman baca diseluruh pelosok negeri.

Leave your vote

1 point
Upvote Downvote

Total votes: 1

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Total
23
Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

Processing files…