Di Tanah Karo Simalem (sebutan yang terkenal untuk Kabupaten Karo), angin dingin bak melantun di ketinggian antara 600 hingga 1.400 meter di atas permukaan laut. Arti dari Tanah Karo Simalem sendiri adalah tanah yang tidak sakit. Jika dipikirkan, makna tanah yang tidak sakit meliputi tanah yang subur. Ada satu wilayah di Karo bernama Berastagi. Bila diibaratkan, Berastagi adalah nada dari gitar yang dipetik di ujung hari. Ia merdu dan menenangkan. Di sana pula, udara yang sejuk serta kehidupan yang damai nan permai ada.

Kesuburan tanah Berastagi terlihat dari tanaman-tanaman segar di sepanjang lereng Gunung Sibayak, yang pernah meletus pada 1881 silam. Buah dan sayur mayur hijau muncul kuncup demi kuncup, ranum dan matang, tanda siap untuk dituai. Berastagi membentangkan kekayaan alam yang memancarkan keelokan negeri. Di kaki gunung ini, terdapat sebuah cekungan yang membentuk lembah. Orang Karo biasa menamainya Lembah Sibayak.

Lain hal, kita semua mafhum, Indonesia tidak bertengger di rangking bergengsi dalam hal minat baca. Representasi kecilnya terlihat pada masyarakat Lembah Sibayak. Menurut informasi narasumber yang diperoleh Literasi Nusantara pada 2018, jumlah pengguna yang terdaftar di perpustakaan Kabupaten Karo hanya 136 orang, dengan jumlah pengunjung rata-rata 20 orang per hari. Padahal, jumlah penduduknya per 19 November 2015 sebanyak 382.622 orang.

Baca juga: Yuk Coba 9 Cara Menulis Buku Cerita Anak Untuk Pemula Ini!

Bagi penggiat literasi, ada ironi saat melihat data itu. Ada wabah di Lembah Sibayak. Ia bernama iliterasi. Gejalanya macam-macam, di antaranya adalah para anak-anak yang membahayakan diri mereka bermain di sekitar ladang. Gejala yang lebih mengerikan: peredaran narkoba, perjudian, dan kriminalitas. Dari hasil diagnosanya, para penggiat literasi yakin pada satu obat paling mujarab: literasi. Dan obat itu yang akan mewujudkan Lembah Sibayak mendapatkan arti luhurnya persis seperti yang tersemat pada Tanah Karo Simalem, sebagai tanah yang tidak sakit.

Cara Mengobati Iliterasi 2
Anak-anak memperlihatkan wajah riang di antara buku-buku.

TBM Rumah Belajar Lembah Sibayak dimulai sejak sebuah LSM bernama Sources of Indonesia (SoI) membantu mengentaskan masyarakat Lembah Sibayak dari masalah lingkungan, kesehatan, peternakan, air bersih dan WASH (Water, Sanitation, and Hygiene). Dalam penilaiannya, SoI juga menemukan masalah seperti yang telah dipaparkan pada paragraf sebelumnya.

Wujud empatinya ini dilakukan konsisten selama 2 tahun di Desa Semangat Gunung dan Desa Doulu yang berada di lereng Gunung Sibayak. SoI terutama mengajak anak-anak untuk melakukan kegiatan yang bersifat praktis dengan tujuan melatih sensor motorik halus dan motorik kasar mereka. Untuk menciptakan bibit yang terampil, tak lupa juga relawan SoI mengajarkan keahlian berbasis soft skill, melatih fokus anak-anak, disiplin, dan penyelesaian masalah. Semua kegiatan dilakukan di luar ruangan.

Melihat seluruh kegiatan yang telah mereka lakukan, pada 5 Juni 2017 para relawan sepakat untuk membentuk sebuah wadah permanen. Mengacu letak geografis, para relawan mencetuskan nama taman bacaan masyarakat yang kelak bernama TBM Rumah Belajar Lembah Sibayak. Melalui obatnya yang paling mujarab, TBM Rumah Belajar Lembah Sibayak berusaha menyembuhkan siapa pun yang “sakit”. Juga, membuat orang-orang sehat semakin prima, melalui ilmu pengetahuan sebagai penemuan manusia yang paling paripurna. Taman bacaan masyarakat ini memiliki beberapa program:

Baca juga: Yang Akan Selalu Ada di Momen Tergelap Jambo Timu

  • BABURA (Baca Buku Ramai-ramai): program membawakan buku-buku ke tempat masyarakat atau anak-anak sering berkumpul.
  • RBLSbergerak: kegiatan mengunjungi desa-desa di luar jadwal BABURA, dengan tujuan yang sama.
  • Proyek MEBEL (Meja Belajar): Mewarnai meja belajar yang melibatkan anak-anak setempat. Meja-meja tersebut kemudian dijual, bahkan hingga ke mancanegara. Hasil penjualan digunakan untuk keperluan TBM.
Cara Mengobati Iliterasi
Para anak didik TBM Rumah Belajar Lembah Sibayak.
  • Pos Baca RBLS: Yaitu rumah baca non permanen yang didirikan di lokasi yang susah dijangkau, salah satunya Lau Gedang yang tidak memiliki fasilitas pokok seperti akses jalan, listrik, telepon, sekolah, dan lain-lain.
  • Proyek Surat: Program yang mendorong anak-anak untuk latihan membaca dan menulis dengan media surat yang dikirimkan ke TBM lain di beberapa tempat di Indonesia dan luar negeri.
  • Proyek Kartu Pos: Mirip dengan sebelumnya, namun program ini memiliki nilai lebih yaitu dalam kartu pos ini terdapat kreasi gambar dari anak-anak yang terlibat.
  • RBLSart: Kegiatan ini diisi dengan melukis. Lukisan karya anak-anak sebagian dijual melalui media sosial sebagai medium promosi. Hasil penjualannya kembali lagi untuk fasilitas penunjang TBM.
  • RBLSculture: Bermain musik tradisional dan program pelestarian budaya Karo. Kelompok seni melibatkan 5 orang anggota masyarakat yang mengajarkan budaya Karo pada anak-anak.
  • Latihan untuk Mengasah Skill: Program ini dirancang untuk mengasah mikro skill dan soft skill anak-anak. Kegiatannya seperti membuat beragam kerajinan maupun bermain musik.
  • RBLS English: Program yang mengajarkan anak-anak bahasa inggris. Uniknya, para pengajar juga tidak sedikit dari anak-anak SMP setempat. Mereka membagi ilmunya kepada anak-anak yang lebih muda.
  • RBLScomputer: Program yang mengasah kompetensi anak-anak di dunia teknologi informasi.
  • Visual Literasi: Program ini mengajarkan ilmu dan pengetahuan di alam terbuka dengan mengombinasikan ilmu yang multidisiplin. Matematika, bahasa inggris, IPA, dan pelajaran-pelajaran lain dalam sekali kegiatan.
  • Senam Sehat: Kegiatan rutin yang dilakukan seminggu sekali untuk melatih motorik kasar dan membuat tubuh anak-anak semakin bugar.
  • Volunteer Program: Program yang membuka peluang pada siapa pun untuk menjadi relawan dengan tujuan melayani anak-anak dan masyarakat pada umumnya.

 

Kontak info:

Alamat: Jalan Desa Doulu-Semangat Gunung, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara 22152

Nomor telepon: 081375409031

Email: rie_pong@yahoo.co.id

Facebook: Rumah Baca Lembah Sibayak

Instagram: @rblembahsibayak

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

Processing files…