Pendiri : Hirawati
Kontak : 0817187605
Alamat : Jl. Damar Raya Blok G/20 Komp Jatibening Dua, Jati Bening Baru, Bekasi Jawa Barat-17412

Taman Baca Cerita Jatibening merupakan taman baca yang didirikan pada 22 Juli 2007 oleh 4 orang
anggota perintis dan garasi rumah yang berada di Jatibening Baru dijadikan sebagai tempat awal pelaksanaan
kegiatan sosial ini. Memiliki prinsip yang diadopsi dari Bapak Anies Baswedan selaku pendiri Indonesia mengajar,
yakni, meluangkan waktu 15 menit untuk membaca setiap harinya lebih bermanfaat dibandingkan membaca dengan waktu yang lama namun jarang dilakukan, Taman Baca ini terus berkembang hingga sekarang.
Perkembangan ini terlihat dari banyaknya jumlah pengurus dan relawan, dari awalnya hanya 4 orang
menjadi lebih dari 10 orang pengurus, dan lebih dari 20 relawan. Kesedian buku pun terus bertambah,
dari total 100 judul buku saja menjadi 1.600 judul buku.

Kesadaran untuk mendekatkan diri kepada anak-anak menjadi ide untuk mengubah sistem taman baca ini,
yaitu dengan menugaskan relawan untuk berkeliling ke tempat-tempat yang menjadi lokasi bermain dan
berkumpulnya anak-anak. Program berkeliling ini mempunyai sebutan Mancing (Taman Baca Keliling).
Program Mancing ini memiliki berbagai kegiatan di dalamnya, dari membaca bersama, mendengarkan dongeng,
mengasah kreativitas dengan membuat hasil kerajinan tangan dan bermain sambil belajar.
Inti dalam program Mancing ini bukan hanya untuk mengajak anak untuk membaca buku, namun menjalin
silahturahmi dan membiasakan hidup bersih dalam menjalankan kegiatan yang positif. Silahturahmi terlihat dari
anak-anak yang mengajak teman-temannya untuk mengikuti kegiatan bersama para relawan Taman Baca Jatibening keliling ini, sedangkan membiasakan hidup bersih ditunjukkan dengan
kebiasaan untuk membersihkan diri terlebih dahulu/ mandi sebelum berkumpul bersama melakukan kegiatan membaca ini.

Untuk program kerjasama, Taman Baca Jatibening ini sudah melakukan berbagai kegiatan yang dinamakan
Relawan Mengajar.Dalam program ini, pihak-pihak yang sudah bekerjasama diantaranya, SMP Victory Plus
Bekasi (mengajar Bahasa Inggris), Dosen Biologi Universitas Malahayati Lampung (mengajarkan daur hidup
kupu-kupu, Group Band,  Chang CiMen Bekasi (melatih anak-anak menyanyi dan bermain alat musik), dan
Tim Dosen Universitas Bina Nusantara (mengajarkan mengenai inspirasi budaya di Jepang dan belajar membuat
origami).

Kehadiran taman baca ini bukan hanya di dedikasikan dan bermanfaat bagi anak-anak penurus Bangsa,
namun menjadi sarana bagi para pengurus dan relawan untuk mempelajari hal baru dan bersyukur atas apa
yang sudah di dapatkan, karena banyak sekali pengalaman yang mereka dapatkan dari kegiatan sosial ini.
Mirisnya kondisi anak-anak Indonesia yang belum lancar membaca yang ternyata di pengaruhi oleh orangtuanya yang ternyata buta huruf, membuat para relawan semakin tergerak untuk membantu anak-anak ini.
Hal ini dilakukan tak lain adalah untuk membantu pemerintah menjadi agent of change bagi bangsa.

Dalam perhelatan kegiatan 10 tahun Manca Ceria pada 22 Juli 2017, juga sudah diresmikan 2 pojok baca baru di wilayah taman baca yang sudah aktif dalam pengkaderan relawan dan kegiatan-kegiatan literasi untuk anak. Diresmikan langsung oleh ibu Lurah Jatibening Baru, Aning Setyaningrum , SIP yang turut serta mengajak buah hatinya memberi sumbangan buku untuk pembukaan pojok baca tersebut secara simbolis.

Untuk para relawan di tahun 2016 sudah diadakan kegiatan workshop read aloud dan public speaking sekaligus syukuran kemenangan dari kompetisi GRCC 2016 yang lalu . Juara ke – 3 dari finalis untuk wilah DKI Jakarta, Banten dan Lampung memberikan lecutan semangat untuk para relawan muda semakin bersemangat menjalankan amanah membangun budaya membaca yang lebih baik.

Kegiatan- kegiatan lain yang diselenggarakan oleh Manca Ceria antara lain : SuperCamp Liburan anak, Outbond Liburan khusus Yatim Dhuafa , Pesantren Ramadhan , Tracking Liburan Manca, Bertualang Literasi Dalam Kreatifitas berisi kegiatan mengarang puisi berkelompok, membacakan puisinya, membuat mading hasil karya anak , membuat origami , peringatan Hari Kemerdekaan RI , Lomba membuat makanan tradisional berupa getuk ala anak , workshop komik dan menggambar kreatif , Lomba Kegiatan Daur Ulang kreatif membuat karya dari bubur kertas ,pelatihan menulis untuk remaja, dsb.

Ketua umum Manca Ceria saat ini dipimpin oleh Kak Dedeh Nursilmiyah , seorang mahasiswa yang bekerja sambil kuliah dan baru saja menyelesaikan pendidikannya. Hal yang menarik adalah Kak Dedeh ini dulunya adalah adik peserta dari taman bacaan keliling juga. Kini dia memimpin para relawan muda generasi manca ceria selanjutnya. Dibuka juga kelas harian gratis di taman baca untuk 3 hari setiap pekan yaitu Jum’at ( kelas majelis cilik ) ,
Sabtu ( kelas membaca , menulis, berhitung ) , Minggu ( kelas bahasa inggris dan matematika ).

Kegiatan selanjutnya yang akan diadakan dalam skala besar adalah Olimpiade Taman Bacaan Keliling Manca Ceria yang akan berisi beragam kegiatan lomba literasi yang akan mempertemukan beragam peserta dari berbagai wilayah binaan kami. Kegiatan ini untuk mempertemukan relawan dan binaannya dalam kegiatan literasi yang akbar . Selain itu akan dibentuk Komunitas Lingkar Buku untuk remaja secara umum yang akan bertemu secara berkala untuk bedah buku , book exchange ( momen tukar buku ) , dan event-event kreatif terkait literasi lainnya.

Bersama pegiat literasi di seluruh Indonesia, momen GRCC 2016 memberi tim “Manca Ceria” kesempatan belajar dan terus membangun jaringan dalam pengembangan kegiatan literasi. Sungguh pengalaman yang sangat berarti bagi para relawan. Kini Manca Ceria juga sudah bergabung dengan Forum TBM Kota Bekasi dan Forum TBM Jawa Barat. Geliat Pergerakan Literasi ini mengingatkan para relawan untuk visi kami , “BERSAMA MENGGAPAI MIMPI !”.

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

Processing files…