Festival Literasi Nusantara Danau Toba yang digelar di Desa Tomok Parsaoran, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, resmi dibuka hari ini, Kamis sore (11/7). Kegiatan yang diinisiasi oleh Gramedia bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Samosir dengan sejumlah komunitas literasi di Sumatera Utara, akan berlangsung sampai 13 Juli mendatang.
Kabid Pembina Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumatera Utara (Sumut) Erikson Pakpahan yang mewakili Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajeksah menjelaskan, kebutuhan literasi sangat mendesak bagi masyarakat dewasa ini. Salah satunya untuk menghempang berkembangnya informasi bohong (hokas) yang bisa menghancurkan keutuhan bangsa.
“Menciptakan masyarakat literat, bukan hal mudah. Namun hal itu tetap harus diperjuangkan. Kita membutuhkan pegiat-pegiat literasi yang tangguh untuk menjadikan Sumatera Utara sebagai provinsi yang melek literasi,” kata Erikson.
Sementara itu, Suwandi S. Brata, mewakili pihak penerbit dan toko buku yang menginisiasi kegiatan tersebut menjelaskan, festival ini digelar untuk meningkatkan kecerdasan literasi masyarakat, terutama di wilayah Danau Toba. Diharapkan dengan meningkatnya kecerdasan literasi, maka masyarakat mampu memilih dan memilah informasi agar terhindar dari paparan serta penyebaran berita bohong yang menyesatkan.
Festival di Danau Toba ini sendiri merupakan yang ke-6, setelah sebelumnya diadakan di Surabaya, Yogyakarta, Lombok Utara, Banyumas dan Padang Panjang. Festival Literasi Nusantara kali ini mengusung 6 dimensi literasi (baca tulis, numerasi, sains, digital, financial, dan budaya/kewargaan) yang dikemas secara menarik. Festival kali ini mengajak sejumlah komunitas baca antara lain, Yayasan Alusi Tao Toba, Rumah Baca Bakau dan Rumah Baca Lembah Sibayak. .
Sejumlah narasumber yang menjadi tutor workhsop antara lain, Nestor Rico Tambunan (penulisan kreatif). Butet Manurung (pendidikan alternatif dan pelatihan guru) serta Maman Suherman (literasi digital dan penanggulangan hoaks). “Nanti puncak acara ini adalah karnaval literasi yang akan diramaikan oleh perahu dan kapal belajar di atas perairan Danau Toba. Juga ada kampanye literasi oleh pelajar, komunitas dan masyarakat.”

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

Processing files…