Hari-hari ini kita dapat dengan mudah mendengar kata “virus corona”. Kata tersebut terus beredar di linimasa media sosial kita, juga di berbagai pemberitaan media. Tak hanya itu, di tempat-tempat umum kini banyak kita temukan himbauan cuci tangan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Di lain sisi, banyaknya simpang siur informasi soal virus corona kerap membuat masyarakat panik. Lebih lanjut, bagi orang yang mengalami rasa khawatir, cemas, gelisah, bahkan panik banyaknya informasi seputar virus corona justru akan terasa seperti mengejek dan membuatnya semakin dirundung kegelisahan.

Virus corona memang berbahaya, namun ia dapat dipahami. Ketika kita tidak dapat mengontrol reaksi orang-orang di luar sana, kita tetap bisa mengontrol diri sendiri seaman dan setenang mungkin. Berikut beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mengurangi kecemasan dan kegelisahan karena virus corona:

Ketahui Diri Sendiri

Orang panik biasanya karena tidak tahu banyak. Ketika kita mengetahui informasi benar yang disampaikan dari lembaga kredibel, kita akan jauh lebih tenang. Kita juga harus bersikap proaktif dengan adanya isu virus corona.

Menurut Alicia H. Clark, seorang psikolog dan penulis buku Hack Your Anxiety yang dikutip dari Health berkata bahwa kita harus aktif mencari tahu apakah ada kasus positif corona di masyarakat kita, seberapa dekat kita dengan penderita virus corona, apakah kita pernah berinteraksi dengan mereka, apakah kita memiliki imun yang kuat, apakah kita memiliki masalah pernapasan, dan lain-lain. Langkah tersebut bukan berarti membuat kita semakin gelisah, namun lebih kepada sadar diri sendiri dan memberi kontrol pada kesehatan kita.

Baca juga: Membersihkan Hp Lebih Baik untuk Mencegah Virus Corona

Batasi Konsumsi Berita

Benar bahwa kita harus sadar dengan adanya virus corona yang tengah menjadi isu terhangat di masyarakat. Bagaimana pun, terlalu banyak mengonsumsi berita yang simpang siur juga tidak baik. Selain itu, hal ini juga tidak berpengaruh baik terhadap rasa gelisah yang kita alami.

Psikolog Clark berkata, “Batasi konsumsi berita tiap harinya atau Anda akan merasa terpancing dengan berita tersebut, lalu membatasi diri pada berita dari sumber-sumber terpercaya.” Lanjutnya, “Semakin kita terekspos dengan pemberitaan yang menakutkan, semakin kita merasa gelisah.” Yang jelas, lembaga kredibel seperti WHO (World Health Organisation) tidak akan menakut-nakuti kita karena mereka pun tak ingin masyarakat dunia panik. Untuk informasi dalam bahasa Indonesia, kita bisa mengikuti akun @KawalCOVID19 maupun WHO Indonesia di Twitter.

Cemas Itu Wajar

Virus corona memang berbahaya dan wajar kita cemas terhadapnya. Merasa cemas dengan virus tersebut sah-sah saja, namun kita jangan panik. Ketika kita panik, maka kita tidak akan bisa berpikir jernih. Jika kita cemas dan ditambah dengan terlalu banyak berpikir tentang bahaya virus corona, maka yang ada kita akan mengalami gangguan kegelisahan yang semakin memburuk.

Ingat, cemas justru adalah tanda bahwa kita sadar akan adanya virus tersebut beserta bahayanya. Namun kita harus tetap tenang, sembari secara aktif memantau informasi kredibel untuk mengetahui perkembangan virus corona ini.

Baca juga: Apa Itu Virus Corona? Bagaimana Gejala dan Cara Mencegahnya?

Ikuti Metode Pencegahan yang Benar

Ketika kita merasa panik dan ketakutan saat melihat ada orang yang menggunakan masker di tempat umum, ingat ini: Belum ada bukti bahwa virus corona tersebar melalui udara. Selain itu, menggunakan masker hanya efektif untuk mereka yang sakit flu maupun batuk. Selama seseorang sehat dan hidup bersih, ia tidak akan terserang virus corona.

Bagaimana cara mencegah yang benar? Rajin mencuci tangan dengan air yang mengalir, makan-minum sehat, berolahraga, hindari menyentuh bintang liar, dan lain-lain.

Ingat, Kita Sedang Melakukan yang Terbaik

Ketika kita telah berupaya menghindari virus corona sebisa mungkin dan masih merasa gelisah, cobalah grounding technique untuk menenangkan diri. Bagaimana itu? Kita dapat memperhatikan lingkungan sekitar, dan mengetahui bahwa kita sedang berada di tempat yang aman seperti di rumah, dan mengingat kembali bahwa kita sedang berusaha semampu kita. Mengetahui bahwa kita sedang berada di tempat teraman di rumah kita yang bersih merupakan cara terbaik mengurangi rasa gelisah.

 

Featured Image Source

RUJUKAN

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

Processing files…