Semua orang sukses membaca banyak hal. Itu adalah satu hal paling umum bagi orang sukses. Kebiasaannya melahap berbagai macam bacaan telah menjadi rutinitas yang tak bisa dilewatkan. Orang macam Bill Gates dan Warren Buffet, dua orang yang masuk daftar 10 orang terkaya di dunia adalah pembaca yang rakus. Mereka juga punya kebiasaan membaca sebelum tidur.

Membaca sebelum tidur merupakan kebiasaan yang tidak hanya dapat meningkatkan kualitas tidur kita, tetapi juga secara positif dapat mempengaruhi seluruh aktivitas harian kita dengan tubuh yang segar dan pikiran yang tenang. Artikel ini akan membahas 10 manfaat membaca sebelum tidur yang tentu diketahui mereka para orang sukses.

1. Mengurangi stres dan kegelisahan

Mengacu pada sebuah riset dari Universitas Sussex, membaca paling tidak 6 menit dapat mengurangi tingkat stres hingga 68 persen.

Para psikolog percaya bahwa ketika membaca, pikiran kita akan teralihkan dengan plot maupun konteks dalam buku. Dengan membaca, pikiran juga tidak banyak menerima gangguan dan syaraf serta degup jantung dapat berdenyut lebih lambat karena tenang.

2. Menurunkan intensitas bermain gawai

Kita kerap menunda waktu tidur kita hanya karena terlalu lekat dengan gawai yang kita mainkan. Selain itu, mengacu pada fakta ilmiah bahwa cahaya biru dari layar dapat mempengaruhi lemahnya kemampuan otak kita dalam mengeluarkan melatonin, sejenis hormon yang membuat kita merasa mengantuk.

Jadi ketika kita mengganti rutinitas bermain gawai dengan membaca sebelum tidur, kita akan dapat lebih mudah mengeluarkan melatonin tersebut. Hal ini hanya berlaku jika kita membaca buku fisik, bukan buku elektronik di gawai ya. Walaupun beberapa aplikasi pembuka buku elektronik mempunyai opsi untuk meminimalisir emisi cahaya biru (blue light emission).

Orang Sukses Membaca Sebelum Tidur
Orang Sukses Membaca Sebelum Tidur. Sumber

3. Merelaksasi tubuh dan mempersiapkannya untuk tidur

Tenang karena membaca bukan hanya dialami otak kita, tetapi juga tubuh. Tubuh kita telah lelah oleh aktivitas sehari dan membaca sebelum tidur punya kemampuan mentransisi kinerja tubuh untuk membuatnya rileks. Dengan kata lain, membaca sebelum tidur adalah semacam persiapan mendinginkan tubuh untuk tidur yang lelap.

4. Dapat menjadi obat tidur yang efektif

Pernahkah kamu merasa susah sekali tidur? Walaupun sudah mencoba menutup mata selama sekian lama?

Hampir semua dari kita pernah merasakannya dan hal ini tentunya sangat menyebalkan. Tapi jka kamu membangun kebiasaan sebelum tidur, tubuh dapat menyesuaikan diri pada dua aktivitas tersebut: membaca dan kantuk tidur.

Pada beberapa kasus, membaca sebelum tidur benar-benar dapat bertindak sebagai sinyal yang memberitahu otak bahwa “waktu tidur telah tiba”. Dan jelas, hal ini mempermudah kita untuk lekas menyongsong lelap.

Baca juga: Fakta Mengejutkan 9 Manfaat Membaca Cerita Fiksi

5. Meningkatkan kualitas tidur

Sekali tubuh dan pikiran kita rileks, kualitas tidur pun akan didapatkan. Tentunya sebagian dari kalian tahu, pikiran yang penuh membuat tidur kita tidak pulas. Bahkan kadang sampai terbawa mimpi.

Membaca sebelum tidur bertugas membersihkan pikiran-pikiran itu. Dengan hal ini, untuk mendapatkan tidur yang nyenyak, dapat dengan mudah dilakukan.

6. Mempengaruhi gambaran mimpi

Ya, sekali lagi, hal ini dapat terjadi. Kebanyakan gambaran mimpi yang kita alami adalah sesuatu hal yang kita pikirkan. Memang kadang mimpi begitu acak, tapi acaknya gambaran dari mimpi kita adalah juga bagian dari pikiran kita sehari-hari.

Jika kamu memiliki hari yang kurang baik atau dalam keadaan stres, tak jarang, kamu dapat terkena mimpi buruk. Tetapi membaca buku yang bagus sebelum tidur dapat membantumu fokus pada bayangan yang kamu visualkan dari cerita di dalam buku tersebut. Dan juga, kualitas mimpimu dapat lebih baik dan menyenangkan. Bayangkan betapa menyenangkannya memimpikan karakter fiksi dan tempat dari buku yang kamu baca.

Orang Sukses Membaca Sebelum Tidur
Orang Sukses Membaca Sebelum Tidur (ilustrasi). Sumber

7. Ketika bangun, kita akan merasa segar

Dengan persiapan tubuh yang rileks dan lelapnya tidur, kita akan lebih menikmati pengalaman menyenangkan setelahnya. Banyak orang bilang bahwa mood di pagi hari sangat mempengaruhi aktivitas selama seharian.

Membaca sebelum tdur dengan manfaat seperti disebut poin-poin sebelumnya dapat mewujudkan suasana pagi kita yang menyegarkan di mana tubuh akan siap kembali beraktivitas.

8. Ya, membaca lebih efektif

Malam biasanya cenderung sunyi dan menenangkan karena tidak banyak suara-suara bising karena kurangnya aktivitas. Karena inilah kita dapat lebih berkonsentrasi dengan lebih baik. Maka dari itu banyak juga orang yang memilih membaca di malam hari karena suasana tenang yang didapat dengan kurangnya distraksi dari luar.

Baca juga: 14 Tips Efektif Membaca Buku yang Membosankan Jadi Asyik

9. Membuat kita dapat lebih berempati

Orang yang dapat memahami dan membagi perasaannya dengan orang lain dapat disebut orang yang memiliki empati baik. Buku menghubungkan kita dengan karakter dan plot cerita. Kita menjadi bagian dari buku dan merasakan apa yang karakter tokoh di dalam cerita tersebut rasakan. Kita mencoba merasakan senang, sedih, haru, dan lain-lain.

Buku, bagaimana pun, membuat kita terhubung pada si penulis buku itu sendiri. Ketika kita memusatkan perhatian pada buku, kita sebenarnya sedang mendengarkan apa yang buku tersebut katakan pada kita. Hal ini juga membuat kita menjadi pendengar yang baik. Maka dari itu, membaca buku dapat membangun empati dan membuat kita mampu memahami apa yang orang lain rasakan. Kita dapat menerima perbedaan.

 10. Efek kesehatan secara klinis: meredakan risiko Alzheimer

Mengacu pada penelitian National Institute on Aging (NIA), alzheimer adalah penyakit yang menyerang umumnya orang tua dengan gejala membuat seseorang merasa kebingungan akut, disorientasi, kegagalan dalam mengingat dan menyimpan ingatan, gangguan bicara, dan demensia. Alzheimer ini membuat otak kita menyusut dan mengkerut, membuat ukurannya semakin mengecil.

Walaupun hingga saat ini alzheimer masih dicari tahu penyebab dan obatnya, beberapa kebiasaan yang dapat menurunkan risiko terkena alzheimer adalah membaca. NIA sendiri menyarankan kebiasaan membaca sebelum tidur karena kegiatan ini merupakan metode efektif untuk membuat otak aktif dan meremajakan fungsi otak untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik. Inilah cara paling mudah menurunkan risiko penyakit yang mengerikan tersebut.

Baca juga: Ingin Tetap Fokus Membaca Tanpa Terganggu Kegiatan Mencatat? Coba Cara Ini

 

RUJUKAN

Leave your vote

1 point
Upvote Downvote

Total votes: 1

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

Processing files…