Swakarantina di waktu pandemi ini membuat beberapa pekerjaan harus dilakukan di rumah. Sementara itu di sisi lain kerja dari rumah kerap tidak dapat sekondusif di tempat kerja seperti biasanya. Hal itu lantaran kita harus mengubah kebiasaan atau ada jenis pekerjaan yang memag tidak bisa dilakukan di rumah.

Untuk mengisi waktu swakarantina ini selain dengan bekerja, membaca buku adalah ide yang cemerlang. Kita punya lebih banyak waktu untuk membaca buku, tetapi sebenarnya banyak kegiatan lain berkaitan dengan buku yang bisa kita lakukan. Apa saja serba-serbi hal tentang buku yang dapat mengisi waktu swakarantina kita?

Baca Buku Apa Pun yang Kalian Mau

Jelas, seperti yang telah kita bicarakan sebelumnya. Namun membaca buku yang benar-benar kalian inginkan itu penting di waktu ini. Kita kerap mendapatkan saran atau ulasan dari orang-orang tentang suatu buku. Bagi mereka, buku tertentu menarik sedangkan ketika kita membacanya, kita tidak merasakan reaksi yang sama dengan mereka. Akhirnya ekspektasi kita terhadap buku itu berbeda dengan mereka dan kita merasa seperti ‘terbohongi’.

Jadi, pilihlah buku yang memang benar-benar kalian mau. Lalu, ketika kalian telah memilih buku dan tidak suka dengan isinya, gantilah bukunya. Saat menemukan buku yang membuatmu semakin gelisah dengan apa yang sedang terjadi dengan dunia ini, tinggalkanlah buku itu untuk sementara hingga waktu yang benar-benar cocok. Karena membaca memakan cukup waktu dan tenaga, maka pilihlah buku yang benar-benar kalian mau dan membuatmu nyaman.

Baca juga: Bagaimana Tetap Tenang Ketika Informasi Virus Corona Simpang Siur

Menata Kembali Rak Buku

Swakarantina tak jarang membuat kita bosan. Namun, coba lihat lagi rak buku kalian. Apakah buku-buku itu berdebu? Apakah mereka tidak tertata rapi? Buku yang tertata rapi bukan hanya memberi kita kemudahan untuk mencari buku tertentu, tetapi juga nyaman dilihat dan membuat kita ingin menambah lagi koleksinya.

Kalian bisa menatanya dengan urutan dari buku terbesar ke terkecil atau sebaliknya, dari kategori buku fiksi atau non-fiksi, maupun dari warna buku itu sendiri. Biasanya yang paling memanjakan mata adalah menata buku berdasarkan warnanya. Jika kalian rasa itu tidak cukup membantu, kalian bisa menata buku-buku sesuai selera.

Buatlah Ulasan Buku

Tentu kalian punya pandangan sendiri terhadap isi buku yang kalian baca. Terkadang buku memberi kalian pengetahuan baru atau menghibur, terkadang juga isinya tidak cukup mengisi ekspektasi kita. Justru dari opinimu tersebut terkadang orang membutuhkannya. Mungkin seseorang bingung ingin memulai buku yang mana untuk dibaca, jadi mereka membutuhkan referensi.

Kalian bisa menulis ulasan tentang buku itu, tentang apa yang kalian rasakan, bagaimana secara garis besar isi buku tersebut. Jika itu buku fiksi, apakah plot ceritanya menarik, dan lain-lain. Yang penting tidak membocorkan jalan cerita maupun bab-bab penting yang ada di buku yang kalian ulas. Penting untuk mengulas buku, karena dengan ini kalian akan menjaga etos membaca dan punya kegiatan positif lain yang masih berkesinambungan dengan buku.

Baca juga: Apakah Kamu Sulit Membedakan Huruf F dan V? Sains Menjelaskannya

Membeli Buku Daring

Ya, membeli buku secara daring (online). Sejak adanya internet, pilihan buku semakin menjamur. Kita kerap kebingungan mana buku selanjutnya yang akan kita baca. Selain itu kita juga bingung memilih mana toko buku yang menyediakan buku yang sesuai selera dan harga.

Mungkin kalian bisa mulai dari salah satu toko buku daring terbesar di Indonesia yaitu Gramedia.com. Platform tersebut menyediakan banyak pilihan, ulasan, penjualan terbaik, dan referensi sehingga kita mempunyai banyak informasi yang memudahkan kita menentukan suatu buku yang akan dibaca. Selain itu, Gramedia.com juga memiliki paket ribuan buku elektronik fiksi dengan harga Rp15 ribu yang dapat dibaca sepuasnya selama 1 bulan, jadi kita tidak akan kehabisan stok buku.

Bergabung dengan Komunitas Buku atau Taman Baca

Hanya karena kita sedang tidak bersama, bukan berarti tidak bisa membaca bersama. Swakarantina memang membuat batasan semacam itu, tetapi internet memudahkannya. Kalian bisa berdiskusi mengenai suatu buku dengan komunitas buku atau taman baca lain yang ada di internet maupun di lingkungan terdekat secara daring.

Dengan bergabung dengan komunitas buku atau taman baca, kita akan mendapat lingkaran baru dengan minat yang sama. Lingkaran yang baru ini memungkinkan kita untuk berdiskusi, tukar-menukar buku dan bahan bacaan, menambah relasi, dan lain-lain. Mungkin kalian belum pernah mencoba, tetapi di waktu pandemi yang aneh ini, bergabung dengan komunitas buku atau taman baca bukan hal yang aneh, kok.

Leave your vote

2 points
Upvote Downvote

Total votes: 2

Upvotes: 2

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

Processing files…