Rutinitas yang biasanya kita lakukan harus terpaksa diganti dengan berdiam diri di rumah semenjak Covid-19 merebak. Pagi hari kita berangkat sekolah ataupun bekerja, lalu pulang ke rumah untuk beristirahat sejenak melepas rasa lelah. Namun di waktu swakarantina yang panjang ini, kita lebih sering tidak melakukan apa-apa dan malah merasakan lelah.

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Dokter Diana Gall dari Doctor 4 U mengatakan bahwa hal tersebut normal ketika kita merasakan kelelahan saat tidak melakukan apa-apa. Dikutip dari CNN Indonesia, saat tubuh kurang aktivitas fisik dan tubuh menghabiskan waktu di posisi yang sama, kemampuan tubuh mengambil oksigen menurun dan kita akan merasakan energi dan motivasi yang turun.

Baca juga: Yuk Kenalkan Anak pada Sains dengan Eksperimen Sederhana Ini

Dokter Diana menekankan bahwa rasa lelah timbul karena tubuh kurang stimulasi gerak. Jika kita tidak aktif bergerak, maka oksigen yang masuk ke darah akan semakin sedikit dan meningkatkan rasa lelah.

“Cara terbaik yang bisa Anda lakukan agar lebih berenergi, seperti meningkatkan kadar serotonin, adalah dengan melakukan aktivitas fisik sehari-hari,” katanya.

Baca juga: Mengapa Orang Pintar Termakan Mitos dan Hoaks Covid-19?

Aktivitas yang bisa dilakukan di waktu swakarantina bisa berjalan keluar ruangan untuk olahraga kecil. Sesekali cobalah bekerja dengan laptop dalam posisi berdiri. Ketika biasa menonton televisi, cobalah menggantinya dengan permainan yang mengasah otak, membaca, atau bersosialisasi dengan menelepon teman.

“Ini memang bukan aktivitas fisik tapi aktivitas ini menuntut konsentrasi yang mana bisa menghilangkan rasa lelah,” tambahnya.

 

RUJUKAN: CNN INDONESIA

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

Hey there!

Sign in

Forgot password?

Don't have an account? Register

Close
of

Processing files…